Selasa, 14 Desember 2010

Cerita2 lucu (2)

Mbah Darmo
Sore hari, mbah Darmo nangis di pinggir jalan duduk 
di pinggir selokan, sambil memukul-pukul kepalanya. 
Tidak lama kemudian ibu Surti yang pulang dari pasar, 
melihat mbah Darmo yang nangis tersebut langsung 
menghampiri mbah Darmo.

Mbah, lha kenapa kok nangis di pinggir jalan ? 
tanya ibu Surti dengan sopan.

Saya punya istri baru di rumah, baru saja menikah kemaren, 
umur 20 tahun, masih muda, semox, montox, cantik lagii, 
kata mbah Darmo sambil nangis.,,, 
ihiik ihiik......ihiiik,,,...

Lho khan enak mbah, tapi kenapa mbah masih nangis? 
Tanya ibu Surti kebingungan. Gini lho mbak, istriku itu 
sudah cantik, pinter masak, disuruh apa saja mau, 
setia lagi. kata mbah Darmo , sambil nangis sesenggukan.

Lha kurang apalagi sih mbah,,,,,, khan sudah enak, 
gitu kok masih nangisss aja, kayak anak kecil aja.. 
celetuk ibu Surti sambil mengejek jengkel. 
Istriku itu kalau digoda sama pemuda gentheng, 
langsung diceritakan sama aku...... 
ihhhiiik.....ihiikkkk,..... iihiiiiii.....
mbah Darmo menerangkan dengan sesenggukan.

"Lha gitu ceritanya kok masih nangis sih mbahhhhh.... 
kata ibu Surti semakin jengkel.

Masalahnya aku lupa dimana Rumahku!!!!!! 
 
***************************
 
Guru vs Orangtua Murid
 
seorang orang tua murid dipangil kesekolah 
oleh wali kelas anaknya.Meraka berbicara 
mengenai anaknya yg mencotek saat ulangan.

Guru: anak ibu mencotek temanya Nawih saat ulangan
Emak: tidak mungkin!! coba perlihatkan buktinya!!
Saya yakin iqbal tidak mencontek.
guru: coba lihat ini bu no1 nawih menjawab spanyol 
dan iqbal juga
emak: ya itu kan bisa terjadi karena anak saya 
memang pintar
guru: no. 2 nawih menjawab Adlof hitler dan iqbal juga
emak: itu tidak bisa di jadikan bukti donk pak!
guru: kalau yg ini pasti bisa
emak: coba perlihatkan
Guru: no. 3 nawih menjawab "saya tidak tahu"
emak: lalu anak saya jawab apa?
guru: "APA LAGI SAYA!!" 
  


 
************************************
 
Toilet Wanita
 
Seorang pria yang sedang mengadakan perjalanan 
dengan pesawat terbang tiba-tiba ingin buang air. 
Akan tetapi setiap kali ia pergi ke toilet, 
selalu saja toilet itu terisi. Seorang pramugari 
melihat keadaan ini, ia lalu menganjurkan pria tadi 
untuk menggunakan toilet wanita dengan catatan 
tidak menekan tombol-tombol yang ada di dekat toilet 
tersebut. Ternyata tombol-tombol itu memang ada didekat 
tempat tissue, pada tombol-tombol itu tertulis huruf "WW", 
"WA", "PP", "ATR". Karena penasaran, pria tadi tidak 
mengindahkan pesan sang pramugari dan mencoba untuk 

menekan tombol-tombol itu. Dengan hati-hati ia menekan 
tombol "WW" dan seketika air hangat menyemprot pantatnya.. 
Dalam hati ia berkata, "Oh.. rupanya tombol ini berarti 
Warm Water (air hangat) untuk cebok, wah enak ya perempuan 
kalau ke toilet..". Karena ia masih penasaran, lalu ia 
mencoba menekan tombol "WA", dan seketika 
bertiuplah udara hangat (Warm Air) untuk mengeringkan 
pantatnya yang basah. Ia berpikir, "Tidak heran kalau 

perempuan betah berlama-lama didalam toilet dengan 
pelayanan seperti ini...!!". Lalu ia menekan tombol 
"PP" dengan sangat berhati-hati sambil mengantisi
pasi kemungkinan yang akan terjadi. Sebuah bantalan 
bedak (Powder Puff) keluar dari samping lalu membedaki 
pantatnya yang sudah kering dengan bedak halus. 
"Man.. this is great.. sangat hebat pelayanan seperti
ini!!!", katanya dalam hati. Kemudian ia menekan tombol 
"ATR". Tahu-tahu ia bangun dan tersadar di sebuah 
kamar rumah sakit dan ditangannya telah menempel 
selang infus.. ia sangat heran, lalu ia bertanya 
kepada perawat yang sedang bertugas.. ia menerangkan 
bahwa yang ia ingat adalah ia sedang berada didalam 
toilet wanita didalam pesawat. Sang perawat kemudian 
menjelaskan, "Ya.. anda pasti sedang menikmati 

pelayanan di pesawat yang ditujukan untuk wanita.. 
sampai ketika anda menekan tombol ATR yang artinya adalah 

Automatic Tampon Removal (Pelepas Pembalut Otomatis).. 
dan buah zakar anda tertarik oleh alat itu...". ;D ;) ??? 
  
*******************************

Koruptor Indo vs Koruptor China


Seorang pejabat Indonesia mengunjungi rekannya di Cina. 
Saat tiba, beliau dijamu, dihibur, dan kemudian diajak 
ke rumah megah milik sang pejabat Cina. Saat ngobrol-ngobrol,
pejabat Indonesia tersebu iseng-iseng bertanya, 
"Wah, kamu pegawai negeri,tapi kok bisa sampai punya 
rumah megah begini, yah?" Sang pejabat Cina senyum-senyum 
lalu mengajak sang pejabat Indonesia ke dekat jendela 
lalu menunjuk keluar. "Kamu lihat itu jembatan besar 
di sebelah sana?" tanyanya. Pejabat Indonesia mengangguk. 
"Nah, itu sepuluh persen," kata sang pejabat Cina sambil 
mengedipkan mata dan menepuk dada. Pejabat Indonesia 
mengangguk, mengerti bahwa 10% dana pembangunan jembatan 
lari ke kantong pejabat Cina ini. Minggu depannya 
giliran sang pejabat Cina yang mengunjungi Indonesia. 
Setelah dijamu dan dihibur, sang pejabat Cina dibawa 
ke tempat tinggal pejabat Indonesia. Betapa terkesannya 
sang pejabat Cina ketika melihat tempat tinggal pejabat 
Indonesia yang bagaikan istana raja saja: villa megah 
lengkap dengan kolam, pancuran, lapangan tenis, helipad, 
dan lapangan golf pribadi, semua berlapis emas. 
"Wah, kamu juga pejabat negeri, tapi lebih hebat yah 
rumah kamu seperti istana begini. Jauh lebih megah 
dibanding rumah saya," komentar pejabat Cina. 
Sang tuan rumah mengajak tamunya ke jendela. 
Ia menunjuk keluar, sambil berkata, "Kamu lihat itu 
bendungan di sebelah sana?" Sang pejabat Cina 
mencari-cari ke arah tunjukkan, tapi tidak 
melihat adanya bendungan, "Mana, nggak ada 
bendungan, tuh ..." Pejabat Indonesia mengedipkan 
mata sambil menepuk dada, "Nah, itu seratus persen...."
*****************************
PELAJARAN

Seekor sperma yang baru lahir sedang diajar 
oleh instrukturnya: "Begitu kamu disemprot keluar, 
lari sekencangnya sampai ke ujung gua dan kamu akan 
ketemu bulatan merah bernama telur. Deketin dia dan 
bilang: saya sperma. Dan dia akan bilang: saya telur. 
Dari situ kamu akan mulai bikin calon anak. Mengerti?". 
Si sperma mengangguk dengan mantapnya.

Dua hari kemudian waktu lagi asik molor tiba-tiba dia 
disemprot keluar. Langsung aja dia lari sekencangnya 
dan teman-temannya ketinggalan dibelakang. Akhirnya dia 
duluan sampai di bulatan merah dan dia memperkenalkan 
dirinya: Hi, saya sperma. Si bulatan merah jawab: 
Hi juga, saya amandel. /guegue


Tidak ada komentar:

Posting Komentar